Lepas Kewarganegaraan, Dewi Soekarno Dirikan Parpol di Jepang. Alasannya, Anjing dan Kucing

Ditulis Oleh Muhammad Ashhabul Yamiin Pada Feb 2025

Foto: Tokyo Shimbun

Ratna Sari Dewi Soekarno yang merupakan istri keenam dari presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, kini berusaha mencopot statusnya sebagai warga negara Indonesia demi hasrat politiknya menjadi anggota DPR Jepang.

Melalui konferensi pers yang adakan pada 12 Februari 2025 lalu di Jepang, beliau memperkenalkan 12 Heiwa To, partai yang baru ia bentuk. Partai tersebut memperjuangkan kesejahteraan dan hak-hak para anjing dan kucing di Jepang, dengan mengemukakan 12 kebijakan.

  1. Legalisasi yang jelas untuk larangan mengonsumsi anjing dan kucing,

  2. Penyelamatan anjing dan kucing saat bencana alam,

  3. Menargetkan eutanasia pada hewan mencapai angka nol,

  4. Mewajibkan izin bagi peternak anjing dan kucing serta penerapan sistem registrasi bagi para pengadopsi,

  5. Meningkatkan pemeliharaan anjing pemandu dan mendorong pengembangan robot AI,

  6. Mendirikan polisi hewan dan menghukum berat para pelaku kekejaman terhadap hewan,

  7. Mendesak hakim dalam pengetatan hukum bagi para pelaku kekejaman terhadap hewan,

  8. Memberi pelatihan kepada tenaga pengelola perlindungan hewan,

  9. Menyediakan dukungan kehidupan bagi anjing pelacak, anjing pendamping, anjing terapi, dan anjing pemandu setelah pensiun,

  10. Elevasi anggaran nasional untuk perlindungan anjing dan kucing,

  11. Menambahkan edukasi perlindungan anjing dan kucing pada buku pelajaran,

  12. Memberlakukan hukuman yang berat terhadap pemeliharaan yang berlebihan dan penelantaran anjing dan kucing yang tak layak.

Dikutip dari kanal Mainichi Shimbun, tokoh yang biasa disebut Dewi Soekarno sempat ditanya soal mengubah kewarganegaraannya sehubungan pencalonannya dalam pemilihan melalui sesi tanya jawab pada konferensi pers. Beliau menjawab, “Sayangnya, seperti yang Anda katakan, saya berkewarganegaraan Indonesia. Namun, saat ini saya sedang mencoba menjadi warga negara Jepang lagi dan prosesnya sedang berjalan. Saya akan kembali ke kewarganegaraan Jepang ketika saya mencalonkan nanti.”

Pernyataan tersebut diperkuat lagi dengan unggahannya di Instagram pada 15 Februari lalu. Dalam caption unggahan tersebut beliau menulis, “Saat ini pencalonan masih dalam tahap pertimbangan, jika saya berhasil mendapatkan kewarganegaraan, maka saya akan mempertimbangkannya lebih lanjut dan keputusan maju sebagai calon akan dipertimbangkan setelah itu.”

Kembalinya status kewarganegaraan Dewi Soekarno ke tempat kelahirannya tersebut memang sangat esensial baginya, sebab dengan cara itulah dia memiliki hak dipilih sebagai anggota DPR nanti.

Profil Penulis:
Profile picture of Muhammad Ashhabul Yamiin

Muhammad Ashhabul Yamiin

Cenderung kaku, tidak tahu banyak tapi mau banyak tahu. Dasar anak baru.


Artikel Terkait

Cover for Paus Fransiskus Wafat di Usia 88 Tahun

Paus Fransiskus Wafat di Usia 88 Tahun

Ditulis Oleh

Asgar

pada

Apr 2025

Dunia tengah dirundung duka atas wafatnya Paus Fransiskus di usia 88 tahun. Kabar duka tersebut diumumkan oleh Tahta Suc

Cover for Penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa Kembali Diberlakukan di SMA Mulai Tahun Ajaran 2025/2026

Penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa Kembali Diberlakukan di SMA Mulai Tahun Ajaran 2025/2026

Ditulis Oleh

Asgar

pada

Apr 2025

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengumumkan bahwa sistem penjurusan di tingkat Sekolah Menengah Atas